Laman

Kamis, 28 Juli 2016

Perilaku Orang yang Cinta Ilmu Pengetahuan

http://lkssmpn.blogspot.co.id/2016/07/perilaku-orang-yang-cinta-ilmu.html
Sebelum menerapkan perilaku senang menuntut ilmu sebagai implementasi surah arRahman/55 ayat 33 dan surah al-Mujadalah/58 ayat 11, terlebih dahulu harus membiasakan membaca al-Qur’an setiap hari, baik yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan maupun yang lainya. 

Sikap dan perilaku terpuji yang dapat diterapkan sebagai penghayatan dan pengamalan surah ar-Rahman/55 ayat 33 dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
  1. Senang membaca buku-buku pengetahuan sebagai bukti cinta ilmu pengetahuan.
  2. Selalu ingin mencari tahu tentang alam semesta, baik di langit maupun di bumi, dengan terus menelaahnya.
  3. Meyakini bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Allah Swt. untuk manusia. Oleh karena itu, manusia harus merasa haus untuk terus menggali ilmu pengetahuan.
  4. Rendah hati atas kesuksesan yang diraihya dan tidak merasa rendah diri dan malu terhadap kegagalan yang dialaminya.
Sikap dan perilaku yang dapat diterapkan sebagai penghayatan dan pengamalan surah alMujadalah/58 ayat 11 dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan berusaha untuk mendapatkan pengetahuan tersebut.
  2. Bersikap sopan saat belajar dan selalu menghargai dan menghormati guru.
  3. Senang mendatangi guru untuk meminta penjelasan tentang ilmu pengetahuan.
  4. Selalu menyeimbangkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya dengan keyakinan terhadap kekuasaan Allah Swt.
Untuk lebih mengingat dalil tentang kewajiban menuntut ilmu, kalian harus menghafal surah arRahman/55 ayat 33 dan surah al-Mujadalah/58 ayat 11 dengan baik dan benar. 

Sudahkah kalian memiliki perilaku seperti di atas? Apabila kalian belum memiliki, maka mulai saat ini cobalah banyak membaca, menghafal, belajar, dan berlatih.

Bacalah kisah menarik berikut ini!
“Ibnu Hajar (Si Anak Batu)”
Ada seorang ulama bernama Ibnu Hajar al-‘Asqalani. Pada mulanya, ia adalah seorang santri yang bodoh. Meskipun sudah lama belajar, dia belum juga paham. Akhirnya, Ibnu Hajar memutuskan untuk pulang. Dia pun mohon diri kepada kyainya supaya diperbolehkan pulang. Dengan berat hati sang kyai membolehkan Ibnu Hajar pulang, tetapi sambil berpesan agar Ibnu Hajar tidak berhenti belajar. Akhirnya Ibnu Hajar pulang ke rumah. Di tengah perjalanan, hujan turun dengan lebat. Dia
terpaksa berteduh dalam sebuah gua. Pada saat di gua, dia mendengar suara gemericik air, lalu dia mendatangi sumber suara tersebut. Ternyata, itu suara gemericik air yang menetes pada sebongkah batu yang sangat besar. 
Batu besar itu berlubang karena telah bertahun-tahun terkena tetesan air. Melihat batu yang berlubang tersebut, akhirnya Ibnu Hajar merenung. Dia berpikir, batu yang besar dan keras ini lama-lama berlubang hanya karena tetesan air. Kenapa aku kalah dengan batu? Padahal akal dan pikiranku tidak sekeras batu, itu artinya aku kurang lama dan tekun belajar.
Setelah berpikir, akhirnya Ibnu Hajar kembali lagi ke pondok untuk menemui sang kyai. Ia pun belajar lagi dengan penuh semangat. Usaha tersebut tidak sia-sia. Dia berhasil menjadi orang alim, bahkan dapat mengarang beberapa kitab. Dari asal mula cerita batu di dalam gua, inilah kemudian beliau diberi sebutan Ibnu Hajar (Anak Batu).
(Sumber: 60 Biografi Ulama Salaf, Syaikh Ahmad Farid) 

Rangkuman Materi
1. Kandungan surah al-Rahman/55:33 meliputi: 
Manusia dan jin tidak akan mampu menembus penjuru langit dan bumi untuk mengetahui isinya kecuali atas kekuatan dari Allah Swt.;
Kekuatan dari Allah Swt. itu berupa akal yang harus dikembangkan dengan cara belajar;
Belajar itu wajib agar kita dapat menguasai dunia untuk kebaikan umat.
2. Kandungan surah al-Mujadalah/58:11 meliputi: 
Perintah untuk menuntut ilmu setinggi mungkin;
Perintah untuk selalu beriman kepada Allah Swt.;
Perintah untuk memuliakan orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan.
3. Etika dalam mencari ilmu antara lain:
Mencintai ilmu yang sedang dipelajari;
Menghormati orang yang memberikan ilmu (guru);
Tidak memotong pembicaran saat guru sedang menjelaskan;
Mendengarkan penjelasan guru dengan serius.
4. Syarat menuntut ilmu menurut Imam Syafi‘i adalah: 
Kecerdasan;
Sungguh-sungguh;
Sabar;
Biaya;
Petunjuk guru;
Waktu yang lama.
Readmore → Perilaku Orang yang Cinta Ilmu Pengetahuan

Minggu, 24 Juli 2016

Pelajaran 1 Sains dan Budaya (Bahasa dan Sastra Indonesia SMP Kelas 7)

Berkomunikasi dengan baik memerlukan empat keterampilan yaitu membaca, mendengarkan, menulis, dan berbicara. Untuk itu blog ini sebagai media dan alat pembelajaran. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik.

A. Menyimpulkan Isi Berita
Aspek: Mendengarkan
Standar Kompetensi:
1. Memahami wacana lisan melalui kegiatan mendengarkan berita. Kompetensi Dasar:
1.1. Menyimpulkan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat.
1. Menyimak Berita
Simaklah berita berikut ini dengan saksama!
Budaya Sains Perlu Ditumbuhkan
   Olimpiade Sains Nasional merupakan ajang kompetisi yang cukup bergengsi. Namun, ajang ini masih dipandang sebagai kompetisi belaka. Kompetisi ini belum dipandang sebagai upaya untuk mendorong tumbuhnya budaya mencintai sains. Akibatnya, kegiatan ini hanya sebatas mendulang medali saja. Hal ini akan memberi rasa kebanggaan bagi provinsi yang diwakilinya.
   Kegiatan ini terangkat dalam perbincangan dengan sejumlah guru, siswa, dan orang tua dalam pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) VI di Surabaya, Rabu (5/9). "Semangat untuk unggul di pelajaran sains memang masih untuk kompetisi. Untuk pembelajaran di kelas, masih terkendala sarana dan prasarananya. Kesannya kegiatan ini hanya untuk anak-anak yang cerdas saja. Belajar sains itu harus bisa disukai setiap anak-anak kata wakil komite sekolah di Makassar. "Persiapan untuk siswa yang ikut OSN kan terbatas. Jika sains diajarkan dengan enak, alat-alat laboratoriumnya lengkap, belajar sains jadi menyenangkan," kata Hana M. Aritonang, peserta dari Papua.
   Selain itu, seorang guru pendamping dari daerah lain mengeluh bahwa siswanya yang ikut terseleksi hingga tingkat provinsi belum mendapat pembinaan yang maksimal.
Sumber: Kompas, 6 September 2007 dengan ubahan seperlunya.
Latihan Soal :
1.Setelah kalian menyimak berita tersebut, cobalah pahami isinya. Untuk menguji pemahaman kalian, jawablah pertanyaan berikut ini! 

a.Di mana OSN berlangsung? 
b.Mengapa olimpiade ini hanya sebagai ajang kompetisi? 
c.Apa yang mereka harapkan dari kegiatan itu? 
d.Adakah kendala yang dihadapi peserta? 
e.Bagaimana agar belajar sains menyenangkan? 

2.Sekarang dapatkah kalian menentukan pokok-pokok beritanya? Kalian dapat menentukan pokok-pokok berita berdasarkan pertanyaan tersebut.

2. Menyimpulkan Isi Berita
Beberapa tugas telah kalian selesaikan. Sekarang, coba buatlah simpulan isi berita! Simpulan berita berisi pokok-pokok berita, kemudian dirangkai dalam sebuah paragraf. Jika kalian belum memahami, lanjutkan simpulan berita berikut ini!
Olimpiade Sains Nasional (OSN) belum dipandang sebagai upaya untuk mendorong timbulnya budaya mencintai sains.
Hal ini karena . ......................................................................................

3. Kebahasaan 
Kalimat Berita Positif dan Negatif.
Berdasarkan fungsinya, kalimat dibagi 3 yaitu kalimat berita, kalimat tanya, dan kalimat perintah. Kalimat berita berfungsi memberikan informasi, kalimat tanya berfungsi menanyakan sesuatu. Adapun kalimat perintah berfungsi menyuruh seseorang melakukan sesuatu.
Kalimat berita dibagi dua, yaitu kalimat berita positif dan kalimat berita negatif.
Contoh kalimat berita positif sebagai berikut.
1.Budaya sains perlu ditumbuhkan.
2.Andini belajar setiap hari.
3.Pesawat terbang presiden dirancang secara khusus.

Contoh kalimat berita negatif sebagai berikut.
1.Peserta belum mendapat pembinaan yang maksimal.
2.Afrizal tidak pernah datang ke rumah pamanku.
3.Karena belum mengerjakan tugas rumah, Ridwan mendapat teguran dari Bu guru.

Uji Kebahasaan
1 Bacalah paragraf berikut ini! Selanjutnya tentukan kalimat berita positif dan negatif!
Akhir-akhir ini Rido selalu pulang terlambat. Ia tidak pernah pulang bersama Usup. Jika ditanya ibunya, selalu saja ada alasannya. Ada tugas kelompok di sekolah, begitu jawab Rido. Pernah sekali ibunya curiga, karena Rido mengambil uang belanja di Lemari. Keadaan yang paling menjengkelkan ibunya, Rido tidak pernah belajar. Nilai ulangannya tidak sebagus dulu. Ternyata Rido punya kesibukan baru, bermain play station di belakang sekolah.
2. Berilah tanda (P) jika kalimat berita berikut ini positif dan (N) jika termasuk negatif.
a.Nani belum mengetahui peristiwa itu.
b.Rohmad menjadi juara membaca puisi.
c.Bunga itu mekar setiap pagi hari.
d.Ayah tidak jadi berangkat karena hujan deras sekali.
e.Kunci mobil ayah tertinggal di kantor.
f.Jangan masuk rumah dulu karena sedang dipel.
g.Ruri tidak mengikuti ulangan karena sakit.
h.Mungkin dia lelah sehingga tidak datang.
i.Sebaiknya sarapan pagi dulu sebelum berangkat sekolah.
j.Membatik ternyata tidak semudah yang kubayangkan saat ini.
3. Buatlah :
a.Buatlah 3 kalimat berita positif!
b.Buatlah 3 kalimat berita negatif!

Demikianlah Pelajaran 1 Sains dan Budaya, Bahasa dan Sastra Indonesia SMP Kelas 7. mudah-mudahan bermanfaat.
Readmore → Pelajaran 1 Sains dan Budaya (Bahasa dan Sastra Indonesia SMP Kelas 7)

Sabtu, 23 Juli 2016

Mari Memahami Al-Qur’an Kandungan Surah Ar-Rahman /55: 33 serta Hadis Terkait

1. Kandungan Surah Ar-Rahman /55: 33 serta Hadis Terkait.
Isi kandungan surah ar-Rahman/55: 33 sangat cocok untuk kalian pelajari karena ayat ini menjelaskan pentingnya ilmu pengetahuan bagi kehidupan umat manusia. Dengan ilmu pengetahuan, manusia dapat mengetahui benda-benda langit. Dengan ilmu pengetahuan, manusia dapat menjelajahi angkasa raya. Dengan ilmu pengetahuan, manusia mampu menembus sekat-sekat yang selama ini belum terkuak. Hebat, bukan?

Manusia diberi potensi oleh Allah Swt. berupa 
akal. Akal ini harus terus diasah, diberdayakan dengan cara belajar dan berkarya. Dengan belajar, manusia bisa mendapatkan ilmu dan wawasan yang baru. Dengan ilmu, manusia dapat berkarya untuk kehidupan yang lebih baik. 

Nabi Muhammad saw. bersabda:


“Dari Anas ibn Malik r.a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Menuntut ilmu itu adalah kewajiban bagi setiap orang Islam”. (H.R. Ibn Majah)


Tentang pentingnya menuntut ilmu, Imam Syafi‘i dalam kitab Diwan juga menegaskan:

“Barang siapa yang menghendaki dunia, maka harus dengan ilmu. Barang siapa yang menghendaki akhirat maka harus dengan ilmu.”

Nasihat Imam Syafi‘i tersebut mengisyaratkan bahwa kemudahan dan kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat dapat dicapai oleh manusia melalui ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan tidak akan mudah diperoleh, kecuali dengan beberapa cara dan strategi yang harus dilalui. Dalam hal ini Imam Syafi‘i dalam kitab Diwan menegaskan:
“Saudaraku, engkau tidak akan mendapatkan ilmu kecuali setelah memenuhi enam syarat, yaitu: kecerdasan, kemauan yang kuat, kesungguhan, perbekalan yang cukup, dan kedekatan dengan guru dalam waktu yang lama.”
Ungkapan Imam Syafi‘i di atas penting diketahui oleh orang-orang yang sedang asyik menuntut ilmu. Cara ini perlu dilakukan agar berhasil. Perlu adanya semangat juang, harus dekat, akrab, dan hormat kepada guru agar ilmunya berkah. Mencari ilmu juga perlu waktu yang lama. 

2. Kandungan Surah Al-Mujadalah/58: 11 serta Hadis Terkait
Surah al-Mujadalah/58 ayat 11 menjelaskan keutamaan orang-orang beriman dan berilmu pengetahuan. Kalau surah ar-Rahman/55 ayat 33 menjelaskan pentingnya ilmu pengetahuan, maka ayat ini menegaskan bahwa orang yang beriman dan berilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt.
Mengapa orang yang beriman dan berilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya? Sudah tentu, orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan luas akan dihormati oleh orang lain, diberi kepercayaan untuk mengendalikan atau mengelola apa saja yang terjadi dalam kehidupan ini. Ini artinya tingkatan orang yang beriman dan berilmu lebih tinggi di banding orang yang tidak berilmu. 
Akan tetapi perlu diingat bahwa orang yang beriman, tetapi tidak berilmu, dia akan lemah. Oleh karena itu, keimanan sese orang yang tidak didasari atas ilmu pengetahuan tidak akan kuat. Begitu juga sebaliknya, orang yang berilmu, tetapi tidak beriman, ia akan tersesat. Karena ilmu yang dimiliki bisa jadi tidak untuk kebaikan sesama.
Readmore → Mari Memahami Al-Qur’an Kandungan Surah Ar-Rahman /55: 33 serta Hadis Terkait

Senin, 18 Juli 2016

Mari Belajar Surah ArRahman /55: 33 dan AlMujadalah /58: 11

Tahukah kamu, siapakah yang punya ilmu itu? Allah Swt. yang memiliki ilmu. Allah disebut al-‘Alim artinya Maha Mengetahui (Maha Berilmu). Ilmu Allah Swt. sangat luas tanpa batas. Ada yang diberikan kepada kita sudah tertulis dan ada yang tidak tertulis. Yang tertulis adalah kitabullah dan yang tidak tertulis adalah alam semesta serta isinya.

Selain belajar tentang alam semesta, kita juga wajib mempelajari ilmu Allah Swt. yang tertulis, yaitu al-Qur’an. Al-Qur’an dapat dipelajari dengan cara membiasakan membaca tartil, mempelajari artinya, dan memahami kandungannya. Mari membaca al-Qur’an dengan tartil ayat-ayat berikut ini:

1. Membaca Surah Ar-Rahman/55: 33
Surah Ar-Rahman/55: 33






2. Membaca Surah Al-Mujadalah/58: 11
Surah Al-Mujadalah/58: 11









3. Menerapkan Hukum Bacaan Panjang/Mad
Supaya kalian dapat membaca ayat-ayat di atas dengan tartil, maka perlu memahami ilmu tajwid. Perhatikan ketentuan hukum bacaan mad berikut ini. 

Mad artinya bacaan panjang, yaitu membaca panjang pada huruf-huruf yang memiliki kriteria mad. Ada dua macam mad, yaitu Tho bi'i atau mad asli dan mad farí atau cabang-cabang mad. Bagian ini hanya akan membahas hukum mad Tho bi'i atau mad asli

Mad Tho bi'i  artinya bacaan panjang dua harakat atau dua ketukan. Bacaan mad yang dimaksud di sini adalah cara membaca huruf dengan memanjang karena ada hukum mad. Ketentuan hukum bacaan
mad sebagai berikut. 
  • Huruf alif ( ا ) atau fathah berdiri. Apabila ada huruf alif didahului tanda baca fathah, contoh: اِيَّاكَ
  • atau tanda fathah berdiri, contoh:  مَلِكِ, maka tanda baca fathah tersebut dibaca panjang dua harakat atau dua ketukan.
  • Huruf wau ( و ). Apabila ada huruf wau sukun sebelumnya bertanda baca «omah, contoh: اْلمَغْضُوْبِ , maka tanda baca «omah tersebut dibaca panjang dua harakat atau dua ketukan.
  • Huruf ya ( ي ). Apabila ada huruf ya sukun dan didahului tanda baca kasrah, contoh: اَلَّذِيْنَ, maka kasrah tadi dibaca panjang dua harakat atau dua ketukan.
  • Perhatikan contoh bacaan mad pada skema berikut ini!

4. Mengartikan
a. Mengartikan Surah Ar-Rahm±n/55: 33
1) Arti mufradat (kosa kata/kalimat) 


2) Terjemahan ayat:
“Wahai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah! Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah Swt.)”. (Surah ar-Rahman /55: 33) 

b. Mengartikan Surah Al-Mujadalah /58: 11
1) Arti mufradat (kosa kata/kalimat) 


2) Terjemahan ayat:
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah. Niscaya Allah Swt. akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, berdirilah kamu, maka berdirilah. Niscaya Allah Swt. akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Swt. Mahateliti apa yang kamu kerjakan.” (Surah al-Mujadalah/58: 11)
Readmore → Mari Belajar Surah ArRahman /55: 33 dan AlMujadalah /58: 11

Mari Kita Renungkan


Allah Swt. berfirman:
“Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah! Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah Swt.)”.(Surah ar-Rahman / 55: 33)
Dahulu tidak terbayang bahwa manusia bisa sampai ke bulan. Namun, pada masa sekarang berita manusia pergi ke bulan sudah biasa kita dengar.
Pernahkah kalian membaca sejarah tentang Colombus, seorang yang pernah mengarungi bumi ini, lalu membuat kesimpulan bahwa bumi ini bulat?

Bila dikaitkan dengan firman Allah Swt. di atas, kamu tidak akan mampu menembus langit dan bumi, kecuali dengan kekuatan dari Allah Swt.

Kekuatan dan kelebihan apa yang dimaksud dalam firman Allah Swt. tersebut? Tentu kekuatan yang dapat menembus langit dan bumi adalah kekuatan akal. Akal berfungsi untuk mengkaji dan menemukan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dapat menciptakan peralatan yang canggih. Akhirnya, manusia dengan ilmu pengetahuan dan karyanya dapat menembus penjuru langit dan bumi. Bukankah dengan ilmu pengetahuan semua menjadi mudah? Buktikan.
Readmore → Mari Kita Renungkan

Latihan Soal : Memahami berbagai system ekskreasi dalam kehidupan manusia


Latihan Soal
1. Paru-paru manusia terletak di mana ?
a. di punggung
b. di diafragma
c. rongga perut
d. rongga dada 
2. Di bawah ini merupakan fungsi dari hati, kecuali …..
a. menawarkan racun
b. membentuk urea
c. mengatur kadar gula dalam darah
d. mengubah provitamin D menjadi vitamin

3. Sisa pencernaan protein yang berupa urea dibentuk di dalam …
a. kulit
b. ginjal
c. hati
d. kandung kemih
4. Empedu adalah zat sisa berbentuk cairan yang berasal dari …
a. perombakan sel-sel darah merah
b. penyaringan di dalam ginjal
c. sari makanan yang tidak terserap
d. sisa pencernaan protein

5. NACI dalam tubuh dikeluarkan melalui alat yang disebut …..
a. hati
b. kulit
c. paru-paru
d. ginjal
6. Ginjal manusia terletak di …
a. rongga dada
b. rongga perut
c. pinggang kiri
d. pinggang kanan

7. Di bawah ini merupakan bagian-bagian dari ginjal, kecuali ….
a. koteks
b. medula
c. pelvis
d. nefrostom

8. Yang dikeluarkan melalui ginjal adalah…
a. keringgat 
b. karbondioksida
c. garam dapur
d. uap air

9. zat yang dikeluarkan tetapi masih digunakan disebut …
a. defekasi
b. sekrasi
c. respirasi
d. ekskresi

10. Organ manakah yang tidak termasuk alat pengeluaran ?
a. paru-paru dan hati
b. limpa dan jantung
c. kulit dan hati
d. kulit dan ginjal

11. Gangguan penyakit kulit disebabkan oleh ….
a. disentri
b. diare
c. mikroorganisme
d. diabetes

12. Paru-paru sebagai alat ekskresi akan mengeluarkan zat sisa berupa …
a. oksigen
b. karbodioksida dan uap air
c. oksigen dan uap air
d. nitrogen dan oksigen

13. Badan Malpighi pada korteks ginjal terdiri atas …
a. glumerolus dan simpai browman
b. medulla dan pelvis
c. sumsum dan rongga ginjal
d. rongga ginjal dan saluran ginjal

14. Pigmen kulit terdapat pada lapisan ….
a. tanduk
b. jangat
c. ari
d. malpighi

15. Ujung-ujung saraf indera perasa terasa nyeri terdapat pada …
a. kulit jangat
b. kulit ari
c. jaringan pengikat bawah kulit
d. lapisan hidup

16. Simpai browmwn merupakan lapisan yang melindungi …
a. utera
b. ureter
c. glomelorus
d. korteks

17. Endapan kadar kalsium di dalam rongga ginjal menimbulkan penyakit …
a. diabetes
b. kencing batu
c. disentri
d. hepatitis

18. Bagian kulit ari yang paling luar adalah.
a. lapisan palpighi 
b. lapisan tanduk
c. lapisan jangat
d. lapisan hidup

19. Saluran yang menghubungkan antara rongaa ginjal dengan kandung kemih adalah …
a. utera
b. ureter
c. uterus
d. urinoir

20. Perhatikan beberapa pernyataan di bawah ini :
1. Alat pengukur suhu tubuh
2. Alat pengukur kadar garam dalam tubuh
3. Tempat pembemtukan vitamin D
4. Tempat pembentukan vitamin A
5. Tempat penyimpanan kelebihan minyak 

Berdasakan fungsi kulit adalah …
a. 1,2 dan 3
b. 1,3 dan 4
c. 2,3 dan 5
d. 3,4 dan 5

Demikian  latihan soal ini, semoga bermanfaat. 
Readmore → Latihan Soal : Memahami berbagai system ekskreasi dalam kehidupan manusia

Memahami berbagai system ekskreasi dalam kehidupan manusia

Memahami berbagai system ekskreasi dalam kehidupan manusia. Mendeskripsikan system eksreasi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan.
Adapun alat pengeluaran pada manusia dan veterbrata melibatkan alat-alat dan macam zat yang dikeluarkan sebagai berikut :
  1. Ginjal : zat yang keluar berupa urine yang mengandung urea, asam urine, dan amoniak yang merupakan sisa pembongkaran protein, garam, dan zat warna empedu.
  2. Kulit zat sisa yang keluarkan berupa air keringat yang mengandung garam.
  3. Paru-paru : zat sisa yang dikeluarkan merupakan zat sisa oksidasi yang berupa uap air (H2O) dan karbondioksida (CO2).
  4. Hati : mengeluarkan zat sisa yang berupa ureum dan dibuang di hati.
A. Ginjal
  • Dalam tubuh manusia terdapat dua ginjal (buah pinggang)
  • Keduanya terletak dala perut sebelah kanan dan kiri ruas-ruas tulang pinggang.
  • Ginjal kanan lebih rendah karena di atasnya terdapat hatu yang banyak mengambil ruangan. 
  • fungsi ginjal untuk menyaring darah untuk dipisahkan dari zat-zat sisa metabolism sel yang berasal dari perombakan protein berupa urea, ammonia, asam urine serta bermacam-macam garam dan zat warna empedu yang terkandung dalam urine.
  • Ginjal terdiri atas 3 bagian yaitu :
a. Konteks / Kulit Ginjal
  1. Mengandung unit pernyaringan darah yang disebut badan Malpighi yang jumlahnya + satu juta.
  2. Badan Malpighi / nefron ginjal yang terdiri atas glumerolus dan simpai browman.
  3. Glumerolus merupakan anyaman pembulu kapiler darah, simpai browman berbentuk seperti cawan mengelilingi glumerolus.
  4. Proses fitrasi / penyaringan darah terjadi di glumerolus, hasil saringannya masuk ke dalam simpai browman dan melalui masuk ke rongga ginjal.
b. Medula (sumsum ginjal)
  1. Berupa badan-badan yang berbentuk kerucut disebut piramida ginjal, yang banyak mengandung saluran pengumpul urine untuk disalurkan ke rongga ginjal.
  2. Pada medulla inilah terjadi proses augmentasia atau tahap pembuangan zat yang tak berguna dari darah ke dalam urine yang berupa ereum.
c. Rongga ginjal (pelvis)
  1. Merupakan tempat urine sementara yang menetas sedikit demi sedikit dari sumsum ginjal.
  2. Selanjutnya urine dari ringga ginjal akan mengalir melewati ureter menuju kandung kemih.

Pembentukan urine sebagai hasil ginjal dalam membersihkan darah meliputi 3 proses, yaitu :
  1. Fitrasi (tahap penyaringan) terjadi di sel-sel neftron antara glumerolus dan simpai browman.
  2. Reabsorsbsi (tahap penyerapan kembali) terjadi pada saluran pengumpulan dari simpai browman terhadap zat-zat seperti glukosa dan bahan lain diserap kembali ke aliran darah. Zat-zat yang tidak direabsorsbsi seperti urea, garam dan lain-lain bercapur dengan air menjadi urine.
  3. Augmentasi (tahap pembuangan), terjadi di piramida pada medulla ginjal, darah menambahkan zat-zat yang tak bberguna ke dalam urine misalnya ureum.
  • Urutan aliran urine dari ginjal hingga keluar tubuh.
  • Ginjal Ureter Kandunng kemih Uretra Keluar.
  • Fungsi ginjal selain menyaring darah adalah mengatur keseimbangan air dalam tubuh, maka pada waktu udara dingin kita tidak berkeringan pengeluaran air akan banyak melalui ginjal. Sebaliknya bila udara panas pengeluaran air banyak melalui kulit berupa air keringat.

Kelainan Ginjal
Protein di dalam urine menunjukkan adanya kelainan atau kerusakan ginjal. Karena urine mengandung gara, dapat terjadi pengendapan dan dapat berbentuk batu ginjal dapat terbentuk di dalam ginjal, ureter atau dalam kantong kemih.
Dengan hanya sebuah ginjal, seseorang dapat hidup sehat. Proses penyaringan darah dilaksanakan oleh satu-satunya ginjal yang dimiliki.
Jika kedua ginjalnya tidak berfungsi akan menimbulkan masalah, dalam keadaan demikian orang dikatakan menderita gagal gijal. Gagal ginjal dapat bersifat sementara, tetapi dapat juga bersifat menetap. Penderita gagal ginjal dapat ditolong dengan secara berkata menjalani cuci darah. Fungsi ginjal diganti oleh alat cuci darah atau alat dialisi. Apabila gagal ginjal bersifat menetap, dianjurkan untuk menjalani pencangkokan ginjal dan ginjal yang dicangkokkan harus sesuai dengan tubuh penderita.


B. Kulit 
Kulit merupakan lapisan pelindung terluar pada tubuh kita, merupakan pagar mekanis dari pengaruh luar tubuh. Bagian-bagian kulit, terdiri dari 3 lapisan utama, yaitu : 

a. Lapisan kulit ari (epidermis) 
Merupakan lapisan terluar yang terdiri atas dua lapisan yaitu : 
  1. Lapisan tanduk. Tersusun dari sel-sel mati yang dapat mengelupas setiap saat, dan tidak menimbulkan rasa sakit karena lapisan ini tidak mengandung pembulu darah dan saraf. 
  2. Lapisan Malpighi. Terletak di bawah lapisan tanduk, tersusun dari sel-sel yang hidup, banyak mengandung pigmen warna kulit, terdapat provitamin D.
b. Lapisan kulit jangat (dermis) 
Dalam lapisan ini terdapat : 
  1. Kelenjar keringat : berfungsi mengeluaran keringat melalui saluran keringat dan bermuara di pori-pori 
  2. Kelenjar minyak menghasilkan minyak untuk memelihara rambut agar tidak kering, kelenjar ini terletak dekat kantung rambut. 
  3. Kantung rambut : merupakan awal dari rambut meliputi akar dan batang rambut 
  4. Otot penegak rambut : jika berkontraksi dapat mengakibatkan rambut berdiri, karena otot ini ujungnya menempel pada kantong rambut. 
  5. Pembuluh darah : berfungsi memelihara kehidupan el-sel di lapisan dermis, termasuk pada akar rambut. 
  6. Ujung-ujung saraf/reseptor peraba (kasar, halus) ujung saraf perasa panas, dingin, tekanan dan perasa nyeri. 
c. Lapisan jaringan ikat bawah kulit 
Lapisan jaringan ini terdapat jaringan lemak yang berfungsi untuk : 
1. Menyimpan cadangan makanan. 
2. Sebagai bantalan organ dan pelindung dari benturan. 
3. Sebagai penahan panas tubuh. 
4. Sebagai pelindung tubuh dari hawa dingin di luar tubuh. 

Fungsi Kulit 
Sebagai alat pengeluaran keringat beserta zat-zat yang terlarut.
Sebagai pelindung tubuh dari pengaruh luar.
Sebagai alat indera peraba dan perasa.
Sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan dalam bentuk lemak.
Sebagai tempat pembentuk vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar UV.
Kesehatan Kulit 
Pengelupasan lapisan tanduk yang terus menerus serta pengeluaran keringat dan kotoran pada kulit, merupakan tempat yang subur bagi kehidupan mikroba, yaitu bakteri, jamur dan jasad renik lainnya. Mikroba yang hidup subur pada kulit seperti jamur dapat menimbulkan penyakit kulit, misalnya penyakit panu. 

C. Paru-Paru 
Selain sebagai alat pernapasan, paru-paru juga merupakan alat pengeluaran zat sisa oksidasi yang berupa uap air (H2O) dan karbondioksida (CO2) pada waktu ekspirasi (mengeluarkan udara pernapasan). 
Paru-paru terbentuk dari gelembung paru-paru (alveoli). Pada alveoli inilah terjadinya pertukaran gas CO2 dan O2 di dalam darah lebih tinggi daripada kadar CO2 di dalam alveoli yang kadang CO2nya sama dengan kadar CO2 di luar. Akibat perbedaan konsentrasi CO2 dalam darah berdifusi ke luar menuju alveoli. Sebaliknya kadar O2 di dalam alveoli lebih besar daripada di dalam darah, maka O2 berdifusi masuk ke darah. 

D. Hati 
Hati merupakan kelenjar terbesar pada tubuh manusia. Pada organ dewasa + beratnya mencapai 5 kg. terletak di rongga perut sebelah kanan di bawah sekat rongga dada (diafragma) berwarna merah tua. 
Hati termasuk kelenjar sekresi dan kelenjar ekskresi. 
  • Sebagai kelenjar eksresi hati menghasilkan zat harus dieksresikan / dikeluarkan dari tubuh yaitu menghasilkan sisa metabolism protein berupa asam ammonia dan karbondioksida yang diubah menjadi ureum dan dibuang ke ginjal. 
  • Sebagai kelenjar sekresi hati menghasilkan empedu yang ditampung di kantung emedu untuk kemudian dicurahkan ke usus 12 jari melalui saluran digunakan untuk mengemulsikan lemak. 
  • Menawarkan racun yang masuk melalui makanan. 
  • Sebagai tempat pembentukan protombin, fibrinogen.
  • Sebagai tempat pengubahan provitamin A menjadi vitamin A.
  • Sebagai tempat penyimpanan gula dalam bentuk glikogen.
  • Mengatur kadar gula dalam darah.
Untuk latihan soal bab ini...

Demikianlah sesuai dengan judul untuk memahami berbagai system ekskreasi dalam kehidupan manusia. Kompetensi dasarnya mendeskripsikan system eksreasi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan, mudah-mudahan bermanfaat.
Readmore → Memahami berbagai system ekskreasi dalam kehidupan manusia